Pertemuan 8b - Kebebasan

Pertemuan 8b
Kebebasan
Dosen : Bonar Hutapea, M. Si. Psi


Menurut kalian kebebasan itu apa si? Dan apakah kalian merasa memiliki kebebasan itu sendiri? Kalau iya kebebasan apa yang sudah kalian dapatkan?
Menurut pendapat saya sendiri kebebasan itu adalah hak manusia untuk melakukan segala sesuatu tetapi tetap dengan tanggung jawab. Manusia itu sebenarnya makhluk yang bebas karena mereka dapat memberikan pendapat mereka secara bebas dan terbuka.
Lalu kenapa ada peraturan kalau kebebasan itu adalah suatu hal yang dibolehkan? Jawabannya adalah untuk membatasi kebebasan manusia agar tidak berlebihan atau disalahgunakan.
Kebebasan manusia memiliki batasan-batasan agar tidak melenceng dari norma, nilai, dan etika.

“Sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan kebebasan” –Erich Fromm


Jiwa berhubungan dengan kehendak bebas. Kebebasan itu mendasar menjadi bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia

Pandangan Determinisme
Determinisme adalah aliran yang menolak kebebasan sebagai kenyataan hidup bagi manusia seluruh kegiatan manusia di dunia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministic.

Kelemahan determinisme adalah menyangkal sifat multidimensional dan paradoksal manusia ; menyangkal bahwa manusia selalu melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tindakannya ; menafikan adanya tanggung jawab

Jenis-jenis kebebasan, sebagai berikut :
  1.         Kebebasan horizontal(berkaitan dengan kesenangan dan kesukaan) dan kebebasan vertikal (Pilihan moral, pertimbangan tujuan, tingkatan nilai)
  2.    Kebebasan eksistensial (Kebebasan positif, lambang martabat manusia) dan kebebasan sosial (Terkait dengan orang lain, kebebasan)

Kebebasan sosial dibatasi dalam hal fisik, psikis dan normatif. Alasan-alasan adanya pembatasan kebebasan sosial, yaitu menyertakan pengertian, member ruang bagi kebebasan eksistensial, menjamin pelaksanaan keadilan bagi masyarakat, dan terkait dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial.

Sejarah Perkembangan Masalah Kebebasan dibagi menjadi 4 zaman, yaitu :
-          Zaman abad pertengahan (Masalah kebebasan dilihat dalam perspektif teosentrik)
-          Zaman modern (Perspektif teosentrik digantikan oleh perspektif antroposentrik)
-          Era kontemporer (Kebebasan dipermasalahkan dari sudut pandang sosial

-          Kebebasan dalam pemikiran Timur cenderung dilihat sebagai pembebasan dari kendala keinginan egoistik



      Source : PPT Tim Dosen Filsafat

0 komentar: