Pertemuan 7 - Badan dan Jiwa

Pertemuan 7
Badan dan Jiwa
Dosen : Dr. Raja Oloan Tumanggor

Badan dan jiwa merupakan satu kesatuan yang membentuk pribadi diri kita. Kesatuan keduanya membentuk keutuhan pribadi manusia


Badan dan Jiwa terdapat 2 aliran yang bertolak belakang, yaitu :
Monisme : Aliran yang memandang bahwa badan dan jiwa adalah satu substansi yang membentuk pribadi manusia. Dengan tokohnya adalah Aritoteles
Ada 3 cabang aliran dalam monisme, yaitu :

  1. Materialisme : Menempatkan materi sebagai dasar bagi segala hal yang ada. Karena manusia bersumber pada materi. 
  2. Teori Identitas : Mengakui aktivitas mental manusia
  3. Idealisme : ada hal yang tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi
Dualisme : Aliran yang sangat bertolak belakang dnegan aliran monisme. Aliran ini memandang bahwa badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah. Dengan tokohnya adalah Plato
Ada 4 cabang aliran dalam dualisme, yaitu :

  1. Interaksionisme : fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa
  2. Okkasionalisme : hubungan peristiwa mental dan fisik bisa terjadi dengan campur tangan ilahi
  3. Paralelisme : dalam diri manusia ada dua peristiwa yang berjalan seiring yaitu peristiwa mental dan fisik
  4. Epifenomenalisme : melihat hubungan jiwa dan badan dari fungsi syaraf
Badan Manusia
Badan adalah elemen dasar dalam membentuk pribadi manusia.
Menurut Gabriel Marcel, jika kita membicarakan tubuh berarti kita juga membicarakan diri. Macam-macam aktivitas keberadaan yang terjadi dalam badan adalah tertawa, menangis, jalan, lari, duduk dan sebagainya

Jiwa Manusia
Menurut James P. Pratt, ada 4 kemampuan dasar jiwa manusia :
  1. Menghasilkan kualitas penginderaan
  2. Mampu menghasilkan makna yang berasal dari penginderaan khusus
  3. Mampu memberi tanggapan terhadap hasil penginderaan
  4. Memberi tanggapan terhadap proses yang terjadi dalam pikiran
Source : PPT Tim Dosen Filsafat

0 komentar: